Sampai kapan TNI dan Polri saling ribut? hal sepele menjadi pencetus bentrok antar kedua institusi keamanan negara. berawal dari saling lirik dan timbul cek cok, dan salah satu anggota yang tidak puas mengajak teman-temannya menyerang sehingga timbul bentrok yang memakan korban jiwa. Bentrok antara batalyon 134 rider dan Kesatuan Brimob Polri menambah daftar ributnya kedua institusi ini, sehingga Praka JK marpaung menjadi korban tembak di dada yang sampai sekarang belum diketahui dari senjata siapa peluru dikeluarkan.
Kenangan manis dapat kita saksikan antara TNI dan Polri saat masih dibawah kendali komando 3 angkatan dan satu Polri disaat kepemimpinan Pak Hartono. TNI dan Polri duduk sama tinggi dan berdir sama tegak, bersatu padu dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di negara dan bangsa. tidak ada aksi merasa jumawah dan merasa lebih diperhatikan, sehingga saat itu hampir tidak pernah ada bentrok antar kedua lembaga ini.

Seharusnya TNI dan Polri selalu mengedepankan rasa persaudaran dan saling mendukung tidak perlu merasa paling dibutuhkan, karena masyarakat sangat membutuhkan keduanya, sebab TNI dan POlri berasal dari rakyat oleh rakyat dan juga untuk rakyat. Bentrok antara TNI dan POLRI ini, menjadi bahan evaluasi bagi para petinggi TNI dan Polri sebagai sinyal adanya ketidakberesan dalam pembinaan mental dan disiplin di anak buahnya, sehingga perlu dicari lebih detail lagi yang menjadi akar masalahnya sehingga tidak menjadi bom waktu yang berakibat timbulnya kembali bentr-bentrok yang lainnya.
Rakyat masih sangat optimis TNI dan Polri dapat kembali bersatu hidup damai dan saling menghargai, sehingga dengan tugas TNI yang sangat berat menjaga kedaulatan negara serta tugas TNI menjaga ketertiban umum dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan saling mendukung diantara kedua lembaga ini

(iwan delsu, kunjungi blog saya www.kogajakarta.wordpress.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: