Ibnu_Mukhtar

Segala puji bagi اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba’du!

Saudaraku seislam yang saya cintai, semoga petikan kisah nyata ini ada manfaatnya.

Dr. Khalid AsSyaya’ berkisah, “Seorang Syiah yang sangat benci dengan kelompok Sunni berubah menjadi penganut Sunni saat menyaksikan tanya-jawab dengan nara sumber Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah.

Syaikh ditanya, “Bagaimana hukumnya saya sebagai pejabat menghadapi dua orang yang mengikuti test masuk kepegawaian, yang satu berasal dari kelompok non Sunni (Syiah) nilainya lebih bagus dari yang berasal dari kelompok Sunni, apakah saya boleh mendahulukan yang Sunni?

Syaikh menjawab, “Tidak boleh engkau lakukan, Allah berfirman,

“Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa”. [Al Maidah : 8]

Dikutip dari buku ‘Harta Haram Muamalat Kontemporer’ karya Dr. Erwandi Tarmidzi, MA hal. 13 

Saudaraku seislam yang saya muliakan, semoga اللّـﮧ menolong kita untuk selalu berbuat adil sebagaimana yang diperintahkan, dan menjauhkan kita dari berbuat zholim meski ia dalam perkara yang kita anggap remeh. 

آميــــــــــــــــــــن يَا رَبَّ العَالَمِينْ 

“…Berlaku adillah, karena adil itu lebih 
dekat kepada takwa”. [Al Maidah : 8]”, begitulah اللّـﮧ memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman.

Wa shollallohu wa sallama ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad

——

Ditulis di Cibaruis, Jum’at pagi 15 Rabi’ul Awwal 1435 H / 17 Januari 2014 M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: