Bangsa Indonesia itu rentan dilibatkan ke dalam adu domba sesama Bangsa Indonesia. Proses diturunkannya Bung Karno dan Pak Harto melibatkan proses adu domba. Ini menunjukkan bahwa dibalik gerakan untuk menurunkan Presiden Soekarno dan Presiden Suharto boleh jadi ada ‘dalang’-nya. Dalangnya itu ya boleh jadi die lagi die lagi, yaitu ‘mereka’ yang tidak menghendaki Pancasila dan UUD 1945 naskah asli ditegakkan sebagai pemikiran dan aturan dasar untuk membangun kehidupan Kebangsaan Indonesia dan NKRI. Bila sekarang ada gerakan yang menuntut dikembalikannya kembali Pancasila dan UUD 1945 naskah asli sebagai pemikiran dan aturan dasar di dalam membangun kehidupan Kebangsaan Indonesia dan NKRI, maka dapat diprediksikan akan terjadi kembali proses adu domba sesama anak Bangsa Indonesia, yaitu antara mereka yang menghendaki Pancasila dan UUD 1945 naskah asli kembali dengan mereka yang tetap menghendaki Pancasila tidak lagi menjadi dasar negara dan mereka yang menghendaki tetap diberlakukannya UUD 1945 yang telah dirusak dan diubah seperti yang diberlakukannya sekarang. Kelompok yang terakhir ini boleh jadi akan mendapat dukungan dari si ‘dalang’ (yang dahulu terlibat di dalam menurunkan Bung Karno dan Pak Harto) dengan berusaha mempertahankan kekuasaan yang sedang berjalan sekarang ini, karena kekuasaan ini tidak terbangun dari UUD 1945 naskah asli yang jelas-jelas mendudukan Pancasila sebagai dasar negara, bukan sebagai pilar. ASHK, PETA.

(Agus Salim Harimurti Kodri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

anakgonggo distributor tiket online melayani pembelian dan pendaftaran tiket online MMBC. Reservasi 085624446464 Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: