Pilpres 2014 itu bukti bahwa orang-orang Bangsa Indonesia yang berilmu telah punah atau dipunahkan secara sistemik, maka masyarakatnya akan mengangkat orang-orang bodoh (orang-orang ambisius), yang telah ditetapkan terlebih dahulu oleh partai politik orang-orangnya sebagai calon, menjadi pemimpin. Orang-orang bodoh itu kemudian membuat fatwa (kebijakan) tanpa ilmu. Maknanya tanpa dasar Pancasila sebagai Ilmu Kehidupan (berbangsa dan bernegara) Bangsa Indonesia. Sehingga, mereka itu sesat dan menyesatkan. MENGATASINYA, “MAHKAMAH KONSTITUSI HARUS MENGELUARKAN AMAR KEPUTUSAN YANG BERISIKAN: 
  1. MEMBATALKAN PEMILU 2014, PILLEG DAN PILPRESNYA 
  2. MEMBERLAKUKAN KEMBALI UUD 45 NASKAH ASLI
  3. MEMBENTUK MPRS. KEMUDIAN SERAHKAN DAN MANDATKAN KEPADA TNI UNTUK DILAKSANAKAN BERSAMA-SAMA ORANG-ORANG BANGSA INDONESIA YANG BERILMU DAN DIKAWAL SAMPAI TUNTAS DENGAN MENYATAKAN SOB, KONDISI DARURAT MILITER!” ASHK, PETA.
(Agus Salim Harimurti Kodri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: