Desakan gencatan senjata yang diajukan Amerika dan PBB terhadap Israel dan Hamas, tidak memberikan dampak yang berarti. Hanya selang beberapa jam, atas usulan gencatan senjata, 27 warga Palestina tewas dalam serangan di Rafah.

Rumah sakit di kota Rafah, Gaza Selatan, kembali dipenuhi lebih dari seratus korban terluka, akibat serangan Israel di kawasan Rafah, pada Jum’at waktu setempat. Korban kebanyakan anak-anak yang tidak berdosa.


Sedikitnya 27 warga Palestina dikabarkan tewas, berikut 5 tentara Israel.


Serangan terjadi selang beberapa jam, dari desakan gencatan senjata yang disampaikan, menteri Amerika Serikat, Jhon Kerry bersama PBB pada Kamis sebelumnya. Namun usulan tiga hari gencatan senjata tidak digubris.


Israel mengklaim, serangan pada Jum’at merupakan serangan balasan kepada Hamas yang menembakkan delapan roket dan mortir.


Israel menegaskan akan meneruskan upaya mereka untuk menghancurkan terowongan-terowongan bawah tanah di Gaza, yang menurut mereka digunakan untuk menyerang wilayahnya.


Hamas menyatakan, ingin agar blokade atas Gaza oleh Israel dan Mesir dicabut, sebelum mencapai kesepakatan gencatan senjata permanen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: