Bangsa Indonesia dewasa ini orang-orang berilmunya telah punah (baik yang sudah dimatikan oleh Allah dan juga mereka yang sekarang dipunahkan secara sistemik, yaitu melalui penerapan metoda proses demokrasi, sebagai tindakan anarkis secara sistemik, dengan penetapan jumlah suara terbanyak), maka masyarakat Bangsa Indonesia telah mengangkat orang-orang bodoh (yaitu mereka orang-orang Bangsa Indonesia yang tidak mengerti, tidak memahami, dan tidak mampu mengoperasionalkan secara korelatif lintasan kebenaran perjalanan sejarah Bangsa Indonesia dengan benar dan baik merekal ituah orang-orang bodoh) menjadi pemimpin sebagai tempat bertanya. Orang-orang bodoh ini kemudian membuat kebijakan tanpa ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan.
Orang-orang bodoh ini (secara penampakan mereka ada yang Kiai, Pendeta, Profesor, Doktor, Ir.,drs.,Jenderal dll) sekarang bisa menjadi (telah menjadi) pejabat tinggi negara, misalnya bisa diangkat menjadi Presiden RI, Wakil Presiden RI, Anggota DPR(D), Gubernur, Bupati, Walikota, Menteri dll. ASHK, PETA.  
(Agus Salim Harimurti Kodri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: