KEPADA SIAPAKAH KITA BERGURU

Mengapa kita harus selektif memilih guru ???

Jawabnya adalah hadits berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ سَيَكُونُ فِي آخِرِ أُمَّتِي أُنَاسٌ يُحَدِّثُونَكُمْ مَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ

Dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau bersabda: “Akan ada orang-orang pada akhir umatku menceritakan sebuah hadits(ajaran) kepada kalian yang mana kalian belum pernah mendengarnya dan tidak pula bapak kalian. Maka kalian jauhilah dan mereka jauhilah.”

(Shahih Muslim 6)

Hadits tersebut menunjukkan akan adanya orang yang akan membuat ajaran baru yang tidak ada dasarnya dan perintah untuk menjauhinya.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا

Dari Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu sekaligus mencabutnya dari hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ulama hingga bila sudah tidak tersisa ulama maka manusia akan mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh, ketika mereka ditanya mereka berfatwa tanpa ilmu, mereka sesat dan menyesatkan”.

(Shahih Bukhari 100,, Shahih Muslim 2637)

Hadits tersebut di antaranya juga menjelaskan akan adanya juru-juru fatwa tidak berilmu sehingga sesat menyesatkan.

عن أبي أمية الجمحي أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال: إن من أشراط الساعة أن يلتمس العلم عند الأصاغر

Dari Abu Umayyah Al Jamhi, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ” Sesungguhnya yang termasuk tanda dekatnya hari kiamat adalah ilmu dicari dari ashaghir”.

(Az Zuhd, Ibnul Mubarak 61, Syarh Ushulis Sunnah, Lalikai, I/230, menurut Al Hafidh Al Maqdisi sanadnya hasan, menurut Al Albani sanadnya jayyid)

Imam Abdullah bin Mubarak selaku perawi hadits tersebut menjelaskan bahwasanya yang dimaksud dengan “ashaghir” pada hadits di atas adalah “ahli bid’ah”

(Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah, Al Albani, hadits ke 695)

Hadits itu menunjukkan akan adanya ahli bid’ah yang dianggap sebagai ahli ilmu.

Dalam hadits yang panjang Rasulullah juga mengisyaratkan akan adanya da’i-da’i yang menyimpang dari kebenaran:

دعاة على أبواب جهنم من أجابهم إليها قذفوه فيها

“Da’i-da’i yang menyeru ke neraka jahannam, barangsiapa yang menyambut seruan mereka, mereka akan melemparkannya ke dalamnya”

(Shahih Bukhari 7084, Shahih Muslim 1847, dalam hadits Hudzaifah bin Al Yaman yang panjang)

Dari hadits-hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa kaum muslimin harus berhati-hati untuk memilih siapa yang menjadi guru-gurunya.

Muhammad bin Sirin (w. 110 H) menyatakan:

إن هذا العلم دين فانظروا عمن تأخذون دينكم

“Sesungguhnya Ilmu ini adalah agama, maka perhatikan dari siapa engkau mengambil (ilmu) agamamu itu”.

(Shahih Muslim I/14)

Perkataan Ibnu Sirin rahimahullah tersebut menunjukkan bahwa seseorang harus berhati-hati dalam menuntut ilmu agar jangan sampai salah dalam mengambil ilmu.

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu menyatakan:

: إن الشيطان ليتمثل في صورة فيأتي القوم فيحدثهم بالحديث من الكذب ، فيتفرقون ، فيقول الرجل منهم سمعت رجلا أعرف وجهه ولا أدري ما اسمه يحدث

“Sesungguhnya syaithan menjelma menjadi seorang laki-laki lalu ia mendatangi orang-orang kemudian menyampaikan ceramah(hadits) dusta, selanjutnya mereka bubar,; berkatalah seorang lelaki di antara mereka: aku mendengar ceramah seseorang yang tidak kukenal wajah dan namanya”.

(Shahih Muslim I/12)

Perkataan mulia dari shahabat mulia tersebut menunjukkan, seseorang tidak boleh mengambil ilmu dari orang yang tidak dikenal keadaannya, apa dia itu ahli ilmu atau bukan, ahli sunnah atau ahli bid’ah…

:DSemoga bermanfaat:D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: