Budaya Maritim itu satu-satunya budaya yang sama di seluruh dunia. Sehingga, budaya maritim itu dapat digunakan sebagai acuan dasar untuk membangun hukum-hukum kehidupan manusia di lautan, yang akan berpengaruh terhadap kehidupan manusia di daratan. Inilah etika kehidupan manusia. Hari ini etika kehidupan manusia telah di rusak oleh segelintir manusia di dunia yang disebut pemimpin. Yaitu melibatkan budaya daratan yang bersifat subyektif masuk kepada tatanan bangunan kehidupan maritim di dunia. Inilah awal konflik horizontal dan vertikal yang terjadi dewasa ini meluas ke seluruh dunia. Artinya, Perang Dunia III yang akan terjadi disulut dari dunia maritim. Hasilnya akan terlahir seorang pemimpin dunia yang disegani dan diikuti kebijak-kebijakannya untuk membangun kehidupan manusia di dunia ke depan. ASHK, PETA.
Jakarta, 3 Januari 2015.

-Agus Salim Harimurti Kodri-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

anakgonggo distributor tiket online melayani pembelian dan pendaftaran tiket online MMBC. Reservasi 085624446464 Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: