Sifat dan karakteristik pemimpin yang dihasilkan dari penerapan metoda proses demokrasi dengan penetapan jumlah suara terbanyak dapat dipastikan adalah orang yang bila berbicara dia dusta, bila berjanji dia ingkar, dan bila dipercayai dia khianat. Mereka yang dapat bekerja sama di dalam kepemimpinan seperti ini ya mereka mereka yang memiliki sifat dan karkteristik yang sama.

Oleh karena itu, nasib kurang lebih 260 juta manusia Indonesia dan seluruh Tumpah Darah Indonesia dengan luas 8,4 juta kilometer persegi (dulu 5,2 juta kilometer persegi) tidak akan mampu dilindungi oleh para pemimpin dengan sifat dan karakteristik “bila berbicara mereka dusta, bila berjanji mereka ingkar dan bila dipercayai mereka khianat.”
Akhirnya, Indonesia mau diapakan oleh pemimpin-pemimpin seperti ini? Jawabannya sudah pasti sulit untuk dinyatakan atau bahkan tidak akan ada! Yang ada adalah kerusakan demi kerusakan kita akan saksikan semua! ASHK, PETA.

(Agus Salim Harimurti Kodri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: