DENGAN MUSYAWARAH MUFAKAT KITA BANGUN BANGSA INDONESIA DAN NKRI, BUKAN DENGAN DEMOKRASI (SPANDUK PETA,2004)!

Sebagai presiden RI mereka semua telah dipencundangi oleh bangsanya sendiri. Jangankan Suharto, Habibie , dan SBY, sekaliber Soekarno saja, seorang proklamator dan presiden RI pertama, dengan founding fathers yang lainnya pun hancur setelah menyentuh kata demokrasi. Dwi tunggal proklamator menjadi Dwi tanggal! Ini kebenaran sejarah bangsa.

Perang asimetri prosesnya dengan satu kata kunci pembuka disebut demokrasi sudah berlangsung sejak 1949, pasca agresi militer II Belanda yang gagal. Singkat kata, demokrasi itu senjata ampuh di dalam menghancurkan Bangsa Indonesia dan NKRI. Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Presiden RI pertama, pun akhirnya dipecundangi oleh bangsanya sendiri. Ini kebodohan bangsa yang harus segera disadarkan untuk dicerdaskan. Tidakkah kita semua mau belajar dari sini?

ASHK, PETA.

(Agus Salim Harimurti Kodri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: