Hanya Bung Adam Malik, Wakil Presiden RI, sebagai Pejabat Tinggi Negara RI yang berani masuk Kampus ITB pada saat ada Pameran Elektronik tahun 1982.

Beliau menyatakan di depan ratusan atau bahkan ribuan Mahasiswa ITB, “Saya merasakan betul bahwa ITB adalah Kampus Singa!”

Ternyata sebenarnya Beliau sudah diperingatkan Pak Harto, Presiden RI, “Sebaiknya Pak Adam tidak usah berangkat ke ITB, karena itu Kampus Singa!”

Penyebabnya, “Disela-sela kunjungan Bung Adam, WaPres RI, ke ITB untuk meresmikan Pameran Elektronik yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Elektro ITB terjadi gesekan dengan aktivis ITB pada waktu itu.”

Hingga Bu Nelly Adam Malik sampai menjerit Bapak dimana? Bagaimana Bapak? PasPamPres dan aparat Keamanan lainnya sudah tidak bisa mengendalikan situasi oleh rangsekan Mahasiswa ITB pada waktu itu.

MASIHKAH ITB SEBAGAI KAMPUS SINGA? ATAU MASIH ADAKAH SEKARANG YANG MENDAPAT JULUKAN KAMPUS SINGA? KARENA SEKARANG KAMPUS SUDAH IKUT DUKUNG MENDUKUNG CAPRES, TERMASUK KAMPUS ITB!

SEHARUSNYA KAMPUS TETAP BERFUNGSI SEBAGAI PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT, BUKAN PENYAMBUNG LIDAH CALON PEJABAT TINGGI NEGARA YANG DIDUKUNG PARTAI-PARTAI POLITIK YANG TELAH MENYEBABKAN TERJADINYA PERPECAHAN DI DALAM CIVITAS ACADEMICA, TERMASUK ITB PUN MENGALAMI INI! ASHK, PETA.

(Agus Salim Harimurti Kodri)

1 Comment

  1. anakgonggo says:

    Jadi bila tanggal 20 Mei 2015 ini memang Kampus akan memulai lagi berfungsi sebagai penyambung “LIDAH RAKYAT INDONESIA,” BUKAN penyambung LIDAH RAKYAT BANGSA ASING atau BUKAN penyambung LIDAH ELIT PEJABAT TINGGI atau BUKAN penyambung LIDAH PARTAI POLITIK silahkan NYATAKAN DENGAN SUARA DAN TINDAKAN BERANI dan LANTANG sebagai PATRIOT BANGSA, tetapi BUKAN SEBAGAI PECUNDANG!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

anakgonggo distributor tiket online melayani pembelian dan pendaftaran tiket online MMBC. Reservasi 085624446464 Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: