PENGGUNAAN PROSES ADOPSI DAN ASUMSI: Penghancuran Paripurna Etika dan Moral Bangsa!


Kehidupan Kebangsaan Indonesia dalam tatanan sistem NKRI sebagai negara kebangsaan merupakan langkah maju dari suatu peradaban ‘civilized society’ yang ada sebelumnya yang disebut sebagai tatanan sistem negara demokrasi yang dihasilkan oleh faham zionisme.


Dilaksanakannya kehidupan kebangsaan Indonesia dalam tatanan sistem NKRI yang seakan-akan sebagai negara demokrasi merupakan kemunduran kehidupan berbangsa den bernegara Bangsa Indonesia, yaitu dari tatanan sistem filosofi post modern mundur menjadi tatanan sistem filosofi modern.


Kemunduran ini terjadi dikarenakan proses adopsi metoda demokrasi dengan penetapan jumlah terbanyak untuk mengangkat pemimpin. Begitu juga, kemunduran ini dikarenakan penggunaan asumsi. (Yaitu) diasumsikan bahwa seakan-akan kehidupan masyarakat Bangsa Indonesia tidak berbeda dengan kehidupan masyarakat Bangsa-bangsa lain di dunia. 

Padahal, berdasarkan kebenaran perjalanan sejarah bangsa, masyarakat Bangsa Indonesia memiliki kebenaran perjalanan sejarah yang berbeda dengan masyarakat bangsa-bangsa lain di dunia. Artinya, bahwa tatanan sistem yang dihasilkan dari Kebenaran Perjalanan Sejarah bangsa bahwa Bangsa Indonesia memiliki tatanan sistem yang unique (satu-satunya) di dunia. 

Akhirnya dengan menggunakan adopsi dan asumsi kehidupan Kebangsaan Indonesia telah dibumi hanguskan dan tatanan sistem NKRI telah diporak-porandakan. Disinilah tatanan sistem NKRI telah hancur dan yang tersisa hanya ada Rakyat Indonesia dan Wilayah Indonesia tanpa adanya lagi kehidupan Kebangsaan Indonesia. 

INILAH KEHANCURAN BUDAYA INDONESIA YANG BERDAMPAK KEPADA KEHANCURAN ETIKA DAN MORAL BANGSA! Maraknya tindak korupsi di kalangan elit bangsa dan hilangnya ilmu kehidupan (berbangsa dan bernegara) Bangsa Indonesia merupakan contoh nyata. ASHK, PETA.
(Agus Salim Harimurti Kodri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: