PILPRES 2014, yang menerapkan penggunaan metoda proses demokrasi dengan penetapan jumlah suara terbanyak, sebagai politik tingkat rendah, akan diikuti dan didukung oleh orang-orang Bangsa Indonesia yang ambisius dan bodoh (mendahulukan hawa nafsunya) dimana: “Bila berbicara, mereka dusta; Bila berjanji, mereka ingkar; Bila dipercayai, mereka khianat.” Oleh karenanya, Presiden RI yang diangkat adalah pemimpin orang-orang dari sebagian orang-orang Bangsa Indonesia. Maknanya, Presiden RI yang diangkat ini tidak bisa disebut sebagai pemimpin bangsa. Inilah kezaliman yang terlegitimasi!

Agus Salim Harimurti KODRI, KEPALA GARDUBESAR PEJUANG TANPA AKHIR (PETA).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: