بسم الله الرحمن الرحيم

Sabtu, 1 Jumadal Akhir 1436 H/ 21 maret 2015

Thibbun Nabawy
(Ibnul Qoyyim hal.413)
——————
Ummu Muhammad akp,

       SEMANGKA
Diriwayatkan oleh Abu Daud dan At Tirmidzi, dari Nabi bahwa beliau pernah makan semangka dicampur dengan ruthob (kurma basah) dan beliau صلى الله عليه وسلم bersabda,

نكسر حر هذا ببرد هذا, وبرد هذا بحر هذا.

“Panas di buah ini dinetralisir oleh unsur dingin di buah ini dan dingin di buah ini dinetralisir oleh unsur panas di buah ini”

Berkaitan dengan semangka ini ada beberapa hadits, namun tidak ada yang shohih kecuali satu hadits ini saja.

Yang dimaksud disini adalah semangka hijau (kulitnya.pent).

Semangka bersifat dingin dan basah, bisa membersihkan lambung. Lebih mudah dicerna lambung daripada timun dan sejenisnya.
Bahkan juga mudah larut dalam unsur makanan lain bila bertemu di lambung.

Apabila seseorang bersifat panas, maka dia akan mendapatkan manfaat dari buah ini.

apabila seseorang bersifat dingin,  maka bisa menghilangkan sifat dinginnya dengan jahe dan yang lainnya.

Sebaiknya dikonsumsi sebelum makan, yakni segera diiringi dengan makan, kalau tidak, akan menyebabkan mual dan muntah.

Sebagian kalangan kesehatan menyatakan, bila dikonsumsi sebelum makan dapat mencuci perut dan menghilangkan penyakit dalam lambung.

و الله أعلم بالصواب

Telah dimurajaah oleh:
Al Ustadz Adnan حفظه الله

Tim Grup BIKUM
image

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: