(اللُّمَّ إِنَّا نَجْعَلُكَ فِي نُحُوْرِهِمْ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شُرُورِهِمْ (رواه أبو داود و النساء بإسناد صحيح

“Ya Allah kami menjadikan Engkau sebagai penghalang mereka (dari kami) dan kami berlindung kepada Engkau dari kejahatan mereka”
(HR. Abu Dawud dan An-Nasaa-i dengan sanad shahih)
Fiqih hadist:

١. الوقاية من الأعداء و الغلبة عليهم لا تكون إلا بنصر الله و تأييده.
٢. دفع شر الأعداء لا يكون إلا من الله تعالى، لأنه يعلم ما تكن صدورهم وما يعلنون.
٣. ينبغي الا ستعاذة بالله من شر الأعداء و عدم تمني لقائهم، و إذا اتلي العبد فواجب الصبر عليه، بسأل الله السلامة

  1. “Berlindung dari musuh-musuh dan menang melawan mereka tidak terwujud kecuali dengan pertolongan اللّه”.
  2. “Mencegah kejahatan musuh tidak akan terjadi kecuali Allah ta’ala, karena Allah mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati mereka dan apa yang mereka tampakkan”.
  3. “Keharusan berlindung kepada Allah dari kejahatan musuh, dan tidak berangan-angan bertemu mereka, dan jika seorang hamba diuji dengan bertemu mereka, maka ia wajib bersabar. Kita memohon kepada Allah keselamatan.

*kutipan dari kitab Bahjatun Nazhirin jilid 2 hal 198

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

anakgonggo distributor tiket online melayani pembelian dan pendaftaran tiket online MMBC. Reservasi 085624446464 Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: